BENING

Diposting oleh Ilma Nur Rohimah , Rabu, 20 Juni 2012 6/20/2012 10:04:00 AM


Akhir-akhir itu saya merasakan ada satu yang salah dengan diri saya. Kesalahan yang harusnya cukup sekali dilakukan, menjadi sering seperti sebuah kebiasaan. Bukanlah hal yang perlu dikhawatirlkan jika itu suatu kebaikan. Namun kesalahan yang berulang ini menjadikan saya mirip keledai. Saya tidak segan-segan mengatakan saya seperti keledai, yang selalu jatuh di lubang yang sama. Malah, saya merasa lebih parah. Tiap kali merasa bersalah, tiap kali itulah saya bertekad untuk tidak mengulangi lagi keesokan hari.

            Setelah itu, apakah ada perubahan?

            Jawabnya: TIDAK

Alih-alih berubah, malah melakukan pembenaran yang ada. Di sisi Malaikat saya, rasa sesal dan brontak itu muncul. “Ini udah gag bener! Mau jadi apa kalo diterusin??!!” begitu pula sisi yang tidak benar, mencoba menghibur diri. Sungguh menyedihkan!

Tapi keesokan harinya, saya seperti mendapat jawaban. Ibu saya memberikan nasihat bijaknya saat menghbungi. “Coba renungkan Ilma! Setiap mendapatkan sesuatu dari Allah SWT. Entah itu Nikmat ataupun Musibah atau apapun. Sempatkan untuk bertanya,

‘Apa hikmah yang ingin Allah SWT berikan? Apa yang ingin Allah peringatkan pada kita atas suatu yang kita Lupa? Apa sebenarnya maksud dari Nikmat dan Musibah ini?’

Yakinkan kamu sudah mendapatkan jawabannya. Sehingga Allah dapat menilai seberapa jauh kesiapan kamu, lepas dari sebuah masalah. Dan Dia dapat menakar seberapa besar Nikmat yang sesuai dengan kadar kamu”

Saya pun tertegun. Ini hal yang sering kita ucapkan. Mudah saat diperintahkan. Namun, semudah itu kita menyepelekan. Dan kita pun menyempitkan makna Hikmah itu. Hikmah hanya ada dalam masalah, musibah dan ketidakmujuran. Padahal, dalam sebuah kenikmatan ada Hikmah yang besar yang bisa jadi sebuuah peringatan keras!

Bukti sayang Allah pada saya bukan hanya melalui ibu saya. Pada malam harinya, seorang teman mengirim pesan singkat. Pesan yang ingin meminta pendapat. Pendapat atas hal yang dia hadapi, hal yang sama dengan saya. Berulang kali terjebak dalam satu masalah. Seolah Allah menginginkan saya,untuk memahami betul pelajaran hari itu.

Akhirnya saya kirimkan jawaban yang sesuai dengan nasihat ibu saya seperti diatas. Insya Allah, diapun tersadar seperti saya untuk mencari sebuah Hikmah penting.

Kasih Allah untuk melepaskan saya dari kegalauan, lagi-lagi diberikan dari arah yang tak terduga.

Keesokan harinya, tiba-tiba saya kangen dengan film Lorong Waktu yang dulu diputar saat bulan Ramadan oleh salah satu siaran televisi swasta. Karena tidak mungkin mencari filmnya, saya pun mencari soundtrack dari film tersebut. Saya simpan kelima lagunya.

Saat salah satu lagu diputar, semakinlengkaplah jawaban dari masalah saya. Sebuah HIkmah juga tidak asal. Kita perlu menyiapkan hati yang bening untuk mendapatkan Hikmah Allah itu.

Bening, Ost Lorong Waktu 4
Sebening embun diatas daun
Lembut adzanMu mengalun
Hilangkan rasa resah dan air mata
Jatuh sujud padaMu
Bila hati sering berpaling
Bila langkahku terguncang
Maka Ampunilah, maka Luruskanlah
Mohon padaMu Ya Rabbi, Ya Rahim
Teriring doaku panjatkan
Setulus cintaMu padaku
Hanya Engkau Ya Ilahi, tak lelah memberi..
Tuhan berikan kami secercah Cahya di hati,
Oo,, Tuhan jadikan kami saudara Muhammad Rasulullah
Izinkan kami Ya Allah, Izinkan kami Ya Rabbi…
Ya Rabbi…

Sekarang tiba saatnya, untuk kita menemukan Hikmah-hikmah Luar Biasa yang akan semakin menambah keimanan kita. Insya Allah.

“….. Tidaklah Allah menimpakan seorang hambaNya sesuatu kecuali sesuai dengan kadar kemampuannya… (QS: AlBaqarah 286)

Beningkan Hikmah!!


0 Response to "BENING"

Posting Komentar